Home

Sabtu, 12 Maret 2022

BPBD Ogan Ilir Siapkan Speedboat Respon Cepat Banjir dan Orang Tenggelam di Sungai

Kalaksa BPBD Ogan Ilir, Edi Rahmat (tengah) saat berbincang dengan wartawan di KPT Tanjung Senai, Indralaya, belum lama ini. BPBD OI melakukan sejumlah langkah antisipasi banjir termasuk menyiapkan perahu karet dan speedboat

OGAN ILIR, - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir melakukan berbagai upaya persiapan jelang musim hujan tahun ini.

Kalaksa BPBD Ogan Ilir, Edi Rahmat mengatakan, beberapa daerah di Ogan Ilir rawan banjir diantaranya Pemulutan, Tanjung Raja, Sungai Pinang, Rantau Alai dan Muara Kuang.

"Daerah-daerah tersebut dilalui Sungai Ogan dan ketika hujan dengan intensitas tinggi, air meluap dan menggenangi wilayah di sekitarnya," kata Edi, Kamis (10/3/22).

Untuk menghadapi kemungkinan bencana banjir, BPBD Ogan Ilir menyiapkan personel, peralatan dan perlengkapan.

"Personel kami patroli rutin dan dibantu Satgas kecamatan juga. Tugasnya selalu memantau permukaan air di Sungai Ogan pada pagi, siang, sore, malam," terang Edi.

Saat ini, lanjutnya, kondisi permukaan air sungai masih normal dan belum ada luapan yang mengarah ke bencana banjir.

Namun kondisi ini tak serta-merta membuat BPBD lengah dan tetap siaga karena banjir dapat terjadi sewaktu-waktu.

Edi menjelaskan, jumlah personel BPBD Ogan Ilir yang disiapkan untuk menghadapi banjir berjumlah 96 orang.

Sebanyak jumlah personel ini dinamakan Tim Reaksi Cepat dan dibagi menjadi tiga regu.

Mereka dilengkapi peralatan dan perlengkapan saat bertugas, diantaranya perahu karet, life jacket dan ban pelampung.

"Tugas tim ini, begitu ada bencana banjir, langsung ke TKP melakukan pertolongan pada warga. Atau bisa juga melakukan upaya tindak lanjut saat air sungai sedang pasang," jelas Edi.

Selain Tim Reaksi Cepat, juga disiagakan 30 orang personel di posko siaga bencana sehingga total jumlah personel BPBD Ogan Ilir yang disiagakan berjumlah 126 orang.

"BPBD Ogan Ilir juga berkoordinasi dengan TNI-Polri dalam menanggulangi bencana alam. Kami mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam seperti banjir," kata Edi.

Selain personel, BPBD Ogan Ilir juga menyiapkan perahu karet untuk mengakses lokasi bencana melalui air.

"Sebanyak tiga unit perahu karet disiagakan di posko induk. Kalau memang dibutuhkan, kami kerahkan ke lokasi bencana," terang Edi.

Khusus di Tanjung Raja, disiapkan sebuah speedboat untuk mendukung kerja Tim Reaksi Cepat.

"Speedboat standby di Tanjung Raja. Begitu terjadi banjir, orang tenggelam, maka akan dioperasikan. Jadi bisa bergerak menyusuri Sungai Ogan dan menjangkau wilayah seperti Rantau Alai, Lubuk Keliat, Muara Kuang," jelas Edi. oganilirterkini.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar