Home

Jumat, 01 Juli 2022

93 CJH Asal Kabupaten Ogan Ilir Dilepas

Wakil Bupati Ogan Ilir Ardani ketika melepas Jemaah Haji di Masjid Agung An-Nur Tanjung Senai, Indralaya, Kamis (30/6/22). (Sumber : palpos.id)

OGAN ILIR, - Sebanyak 93 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Ogan Ilir dilepas Pemkab Ogan Ilir, di Masjid Agung An-Nur Tanjung Senai Indralaya, Kamis (30/6/22).

Para CJH ini akan berangkat pada Jumat (1/7/22), dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

Pelepasan CJH Kloter ke II ini dilakukan Wakil Bupati Ogan Ilir Ardani, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Ogan Ilir Kholil Azmi, stakeholder terkait, serta pihak keluarga jemaah haji.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Ogan Ilir, Kholil Azmi menyampaikan agar para CJH mengecek kembali perlengkapan yang harus dibawa. Serta seperti halnya ID Card dan perlengkapan lainnya.

"Nanti jangan sampai salah tempat tinggal atau nama hotelnya. Jika berpergian harus bareng-bareng, jaga kekompakan. Jika terpisah dari rombongan segera cari petugas dari Indonesia yang memakai atribut merah putih," terangnya.

Selain itu, dirinya mengingatkan para CJH agar menjaga kesehatan dan stamina tubuh. "Perbanyak minum, mengingat di Arab Saudi saat ini suhu lagi tinggi diantara 42 sampai 43 derajat celcius," terangnya.

Disampaikan Kholil, untuk tahun ini selain kuota Jemaah Haji, tenaga kesehatan dan pemandu haji juga ikut dikurangi.

Ditempat yang sama Ardani menyampaikan selamat dan doa agar para CJH sampai tujuan dan pulang dengan selamat. Serta menjadi haji yang Mabrur dan Mabrurroh.

Tetap menjaga kesehatan dan tak lupa mengingatkan agar para CJH membawa obat-obatan yang dibutuhkan dalam perjalanannya menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

"Pesan kami dari Pemerintah Ogan Ilir agar para jemaah menjaga kesehatan, sabar dan jangan banyak godaan. Ingatlah tujuan kita kesana untuk beribadah mengharap ridho Allah dan ampunannya. Hadis Nabi jelas tidak ada haji yang maprur kecuali mengharapkan surganya Allah," terang Ardani.

Dirinya mengungkapkan, syukur Alhamdulillah setelah dua tahun tidak ada aktivitas keberangkatan haji akibat vitus Covid-19.

Namun tahun ini kembali diadakan keberangkatan haji meski kuotanya terbatas tidak sesuai dengan apa yang di harapkan.

Disinggung awak media terkait pesangon dari pihak Pemda untuk para Jemaah haji yang berangkat. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Ardani beralasan akibat dampak Covid-19 dan adanya recofusing. Sehingga pesangon jemaah haji untuk tahun ini tidak teranggarkan, sehingga uang pesangon tersebut ditiadakan. oganilirterkini.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar